Perubahan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-65/PB/2010 menjadi PER-55/PB/2012 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga

Latar Belakang

  1.  Adanya peraturan/kebijakan terkait akuntansi dan pelaporan keuangan yang baru/diganti/dihapus.
  2.  Penyesuaian dengan Bagan Akun Standar (BAS) terakhir.
  3. Penyederhanaan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan lampirannya.

Pokok Perubahan

1)      Dasar Hukum

  • Perubahan dari PP Nomor 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum menjadi PP Nomor 74/2012 tentang Perubahan atas PP Nomor 23/2005
  • Penambahan PMK 201/PMK.06/2010 tentang Kualitas Piutang Kementerian Negara/Lembaga
  • “Peraturan baru mengenai pembentukan penyisihan Piutang Tak Tertagih yaitu Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-82/PB/2011 tentang Pedoman Penyisihan Piutang Tak Tertagih pada Kementerian Negara/Lembaga”
  • Perubahan dari PMK 156/PMK.07/2008 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan menjadi PMK 248/PMK.07/2010
  • PMK 40/PMK.05/2009 tentang Sistem Akuntansi Hibah diganti dengan PMK 230/PMK.05/2011
  •  Peraturan baru tentang hibah yaitu Perdirjen Perbendaharaan Nomor   PER-81/PB/2011 tentang Tata Cara Pengesahan Hibah Langsung Bentuk Uang dan Penyampaian Memo Pencatatan Hibah Langsung Bentuk Barang/Jasa/Surat Berharga

 2)     Ruang Lingkup

  • Pasal 2 ayat (3) dihilangkan: ”Entitas pelaporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan ini"
  • Pasal 5 ayat (1) dihilangkan:”Dokumen sumber yang diproses dalam penyusunan laporan keuangan kementerian negara/lembaga adalah dokumen sumber tahun anggaran berjalan sampai dengan 31 Desember”
  • Pasal 8 ayat (5) ditambahkan :”Format penyajian Catatan atas Laporan Keuangan sebagaimana tercantum dalam lampiran III disesuaikan dengan kondisi dan situasi entitas akuntansi dan/atau entitas pelaporan”

        3)      Format CaLK

  •  Format CaLK harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi entitas akuntansi dan/atau entitas pelaporan.
  •  Contoh format penyajian dalam PER-55/PB/2012 dibuat dengan model simulasi, contoh kasus, transaksi, dan/atau kejadian yang biasa terjadi pada entitas akuntansi/pelaporan untuk mempermudah pemahaman user.
  •   Format CaLK pada PER-55/PB/2012 mengacu pada akuntansi yang diterima umum.

       4)      Lampiran

       a)    Lampiran I
  •  Dihilangkan
       b)    Lampiran II 
  •  Lampiran II tentang Struktur Organisasi Unit Akuntansi pada Kementerian Negara/Lembaga berubah        menjadi Lampiran I, terdapat penyesuaian dan penyempurnaan diagram struktur unit akuntansi keuangan dan penjelasannya supaya lebih mudah dipahami oleh pengguna
c)  Lampiran III

  •  Lampiran III tentang Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga berubah menjadi Lampiran II: 

  1. Berita Acara Rekonsiliasi (BAR) tidak perlu lagi dilampirkan karena BAR merupakan kertas kerja
  2. Terdapat perubahan pada poin perekaman, verifikasi, dan rekonsiliasi. Judul diubah menjadi "Dokumen Sumber“ 
  3. Terdapat tambahan penjelasan, untuk Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahunan, Neraca per 31 Desember, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) merupakan Laporan Keuangan Tahunan Unaudited, sedangkan untuk laporan keuangan tahunan asersi final akan ditentukan waktunya sesuai dengan kesepakatan antara pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan
  4. Sistematika isi laporan keuangan disederhanakan sesuai dengan Lampiran III mengenai Sistematika dan Contoh Format Penyajian Laporan Keuangan
  5. Penjelasan mengenai pos-pos laporan keuangan dihilangkan.
  6. Rincian Laporan keuangan untuk semua tingkatan unit akuntansi disederhanakan
  7. LRA semesteran yang disampaikan adalah LRA perbandingan antara LRA semester I tahun berjalan dengan LRA semester I tahun anggaran sebelumnya
  8. Neraca semesteran yang disampaikan adalah neraca perbandingan antara neraca per 30 Juni tahun berjalan dengan neraca per 30 Juni tahun sebelumnya
d)     Lampiran IV
  •  Lampiran IV tentang Sistematika dan Contoh Format Penyajian Laporan Keuangan berubah menjadi Lampiran III :
  1.  Contoh format penyajian laporan keuangan disusun seperti sebuah simulasi dengan menggunakan entitas pelaporan dan entitas akutansi, data serta angka yang bukan sebenarnya. Hal ini diharapkan akan mempermudah pengguna dari level UAPA sampai level UAKPA untuk memahami bagaimana membuat laporan keuangan yang baik dan berkualitas. Penyajian CaLK oleh masing-masing entitas pelaporan dan entitas akutansi disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing (tidak perlu persis meniru template)
  2. Nilai realisasi pendapatan dan belanja yang dituangkan dalam CaLK adalah nilai netto dengan memberikan informasi pengembalian pendapatan maupun pengembalian belanja.
e)     Lampiran V
  •  Dihilangkan
f)     Lampiran VI
  • Lampiran VI tentang  Jadwal Penyusunan dan Pengiriman Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga berubah menjadi Lampiran IV, dengan tambahan penjelasan bahwa Laporan Keuangan Tahunan merupakan laporan Keuangan Unaudited
g)    Lampiran VII
  • Lampiran VII tentang  Lampiran Pendukung Laporan Keuangan berubah menjadi Lampiran V, dengan perubahan berupa penghapusan laporan capaian kinerja. Hal ini dilakukan karena pada dasarnya laporan tersebut sudah diakomodasi dalam LAKIP.

Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-55/PB/2012 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga versi pdf dapat di download disini untuk versi word bisa disini


** Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-55/PB/2012

3 comments

  1. wh wik pada dasare para lk/satker g mempermasalahin undang2e tp mempermasalahin SAInya g bisa ngeluarin produk laporan model per 55.... jadi nih masalahe mereka ngerjainnya secara manual manut ma format yg dikarepin per 55 itu..gmana tanggapan agan??

    ReplyDelete
  2. ini sapa ya?
    sama permasalahannya, kan peraturan ini juga baru disahkan tanggal 28 Desember 2012, baru kan
    sy juga ini baru pendampingan penyusunan lapkeu di beberapa satker. Beberapa dari mereka masih make yang per 65, ada yang malah baru tau ada per 55, tadi pagi sy ndampingi mbuat lapkeu dari awal menurut template per 55
    gak tau kurang sosialisasi atau apa, tapi ya mau gimana lagi?

    ReplyDelete